5 Cara Menghitung Usia Kehamilan untuk Ibu Hamil Muda

Kehamilan tentunya merupakan salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu bagi pasangan tak terkecuali kerabat terdekat. Ketika dinyatakan hamil, tak sedikit wanita yang merasa penasaran tentang usia kehamilannya. Nah berikut ada beberapa Cara menghitung usia kehamilan untuk ibu hamil muda yang mudah dan sederhana.


Menghitung Usia Kehamilan dengan Kalender
Apabila Anda termasuk ibu hamil yang sedang mencari cara menghitung usia kehamilan dengan metode HPHT, maka inilah salah satu pilihan terbaik bagi Anda. HPHT merupakan kepanjangan dari Hari Pertama Haid Terakhir yang biasanya digunakan untuk menentukan usai kehamilan yang berdasarkan pada Hari Perkiraan Lahir atau HPL.

HPHT sendiri merupakan sendiri biasanya mulai dihitung dari hari pertama  berlangsungnya kehamilan. Biasanya seorang dokter akan beranggapan bahwa pembuahan akan terjadi pada hari ke-14 dari siklus menstruasi. Dengan melihat hari terakhir periode, maka sang dokter dapat menghitung dan menentukan usia janin.

Kekurangan dari cara yang satu ini adalah tidak semua wanita ingat jadwal menstruasinya. Selain itu waktu ovulasi pada setiap wanita relatif berbeda-beda. Terlebih lagi ada sebagian wanita yang memiliki siklus haid yang tidak teratur. Cara yang satu ini sangat efektif digunakan bagi wanita yang memiliki siklus haid yang teratur selama 28 hari.

Menghitung Usia Kehamilan dengan USG
Ternyata pemeriksaan USG juga dapat dijadikan sebagai cara untuk mengetahui usia kehamilan Anda. Tingkat akurasi dari metode yang satu ini mencapai 95 persen. Tak hanya itu saja. Kini jenis pemeriksaan USG relatif beragam. Setidaknya ada 3 jenis pemeriksaan USG yaitu pemeriksaan 2 dimensi, 3 dimensi, dan 4 dimensi.

Pada umumnya seorang dokter akan merekomendasikan ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan USG ketika kehamilannya berada dalam usia 8 minggu dan 18 minggu. Mengapa harus demikian? Pada masa kehamilan ini hasil pemeriksaan akan lebih akurat.

Menghitung Usia Kehamilan dengan Kalkulator Kehamilan
Cara yang satu ini dapat Anda pilih untuk mendapatkan hasil perhitungan yang cepat dan tidak mau repot. Apabila Anda sedang mencari cara menghitung kehamilan dalam minggu ataupun bulan, metode yang satu ini dapat Anda manfaatkan. Anda bisa mendapatkannya secara online. Namun jika tak ingin repot, Anda juga bisa membeli kalkulator khusus kehamilan.

Cara menghitung dengan metode yang satu ini juga tergolong cukup mudah. Anda hanya perlu memasukkan tanggal, bulan, dan tahun terakhir Anda mengalami haid atau HPHT pada siklus menstruasi Anda. Setelah itu sistem akan menghitungnya secara otomatis dan memperlihatkan hasil perhitungannya kepada Anda.

Menghitung Usia Kehamilan dengan Sistem Fundus Uteri
Sebenarnya apa sih fundus uteri itu? Fundus uteri merupakan puncak rahim. Seiring semakin bertambatannya usia kehamilan, maka puncak rahim juga akan lebih meninggi pula. Hal ini yang bisa Anda manfaatkan untuk mengetahui usia kehamilan. Apakah usia kehamilan Anda sudah memasuki usia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, hingga 9 bulan.

Menghitung Usia Kehamilan dengan Pita Ukur
Selain cara-cara di atas, pita ukur juga merupakan salah satu cara yang bisa Anda manfaatkan untuk mengetahui usia kehamilan. Hanya saja, metode yang satu ini hanya dapat digunakan ketika kehamilan sudah memasuki 22 sampai 24 minggu. Cara menggunakannya cukup mudah hampir sama seperti cara menggunakan pita ukur yang biasanya digunakan oleh tukang jahit.

Nah, di atas merupakan beberapa cara menghitung usia kehamilan yang bisa Anda coba. Mengingat bahwa hamil merupakan momen yang membahagiakan dan palung ditunggu oleh setiap pasangan, maka tak heran jika banyak wanita dan pasangannya ingin mengetahui berapa usia kandungan dan janin yang ada di dalam rahimnya.
Disqus Comments